1. Pendahuluan
Didalam
kehidupannya sehari-hari manusia harus berkomunikasi, hal ini merupakan suatu
hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi
sosial dengan sesamanya. Dalam kehidupannya manusia sering dipertemukan satu sama
lainnya dalam suatu wadah baik formal maupun informal. Komunikasi
interpersonal mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari
karena dengan berkomunikasi secara tatap muka manusia dapat lebih leluasa dalam
berinteraksi dengan sesama, dari pada melalui alat komunikasi lainnya.
2. Pengertian Komunikasi
Interpersonal
Komunikasi
Interpersonal adalah suatu bentuk komunikasi yang mempertemukan secara tatap
muka pihak komunikator dan komunikan. Pesan disampaikan secara langsung dari
komunikator, dan secara langsung dapat langsung menerima umpan balik/feedback
dari komunikan. Keuntungan menggunakan komunikasi interpersonal tatap muka
adalah kita dapat melihat respon balik atau umpan balik komunikan saat
melakukan proses interaksi. Jika umpan balik yang diberikan bersifat positif,
maka kita pesan kita dapat diterima dengan baik oleh komunikasn. Sebaliknya
bila respon bersifat negative, maka kita sebagai komunikator harus memperbaiki
cara penyampaian pesan yang dimaksud.
Klasifikasi
Komunikasi Interpersonal
Redding
yang dikutip Muhammad (2004, p. 159-160) mengembangkan klasifikasi komunikasi
interpersonal menjadi interaksi intim, percakapan sosial, interogasi atau
pemeriksaan dan wawancara.
a)
Interaksi intim termasuk komunikasi di antara teman baik, anggota famili, dan
orang-orang yang sudah mempunyai ikatan emosional yang kuat.
b)
Percakapan sosial adalah interaksi untuk menyenangkan seseorang secara
sederhana. Tipe komunikasi tatap muka penting bagi pengembangan hubungan
informal dalam organisasi. Misalnya dua orang atau lebih bersama-sama dan
berbicara tentang perhatian, minat di luar organisasi seperti isu politik,
teknologi dan lain sebagainya.
c)
Interogasi atau pemeriksaan adalah interaksi antara seseorang yang ada dalam
kontrol, yang meminta atau bahkan menuntut informasi dari yang lain. Misalnya
seorang karyawan dituduh mengambil barang-barang organisasi maka atasannya akan
menginterogasinya untuk mengetahui kebenarannya.
d)
Wawancara adalah salah satu bentuk komunikasi interpersonal di mana dua orang
terlibat dalam percakapan yang berupa tanya jawab. Misalnya atasan yang
mewawancarai bawahannya untuk mencari informasi mengenai suatu pekerjaannya.
3. Tujuan Komunikasi Interpersonal
Komunikasi
interpersonal mungkin mempunyai beberapa tujuan. Di sini akan dipaparkan 6
tujuan, antara lain ( Muhammad, 2004, p. 165-168 ) :
A.
Menemukan Diri Sendiri
Salah
satu tujuan komunikasi interpersonal adalah menemukan personal atau pribadi.
Bila kita terlibat dalam pertemuan interpersonal dengan orang lain kita belajar
banyak sekali tentang diri kita maupun orang lain.
Komunikasi
interpersonal memberikan kesempatan kepada kita untuk berbicara tentang apa
yang kita sukai, atau mengenai diri kita. Adalah sangat menarik dan
mengasyikkan bila berdiskusi mengen
ai
perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita sendiri. Dengan membicarakan diri kita
dengan orang lain, kita memberikan sumber balikan yang luar biasa pada
perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita.
B.
Menemukan Dunia Luar
Hanya
komunikasi interpersonal menjadikan kita dapat memahami lebih banyak tentang
diri kita dan orang lain yang berkomunikasi dengan kita. Banyak informasi yang
kita ketahui datang dari komunikasi interpersonal, meskipun banyak jumlah
informasi yang datang kepada kita dari media massa hal itu seringkali
didiskusikan dan akhirnya dipelajari atau didalami melalui interaksi
interpersonal.
C.
Membentuk Dan Menjaga Hubungan Yang Penuh Arti
Salah
satu keinginan orang yang paling besar adalah membentuk dan memelihara hubungan
dengan orang lain. Banyak dari waktu kita pergunakan dalam komunikasi
interpersonal diabadikan untuk membentuk dan menjaga hubungan sosial dengan
orang lain.
D.
Berubah Sikap Dan Tingkah Laku
Banyak
waktu kita pergunakan untuk mengubah sikap dan tingkah laku orang lain dengan pertemuan
interpersonal. Kita boleh menginginkan mereka memilih cara tertentu, misalnya
mencoba diet yang baru, membeli barang tertentu, melihat film, menulis membaca
buku, memasuki bidang tertentu dan percaya bahwa sesuatu itu benar atau salah.
Kita banyak menggunakan waktu waktu terlibat dalam posisi interpersonal.
E.
Untuk Bermain dan Kesenangan
Bermain
mencakup semua aktivitas yang mempunyai tujuan utama adalah mencari kesenangan.
Berbicara dengan teman mengenai aktivitas kita pada waktu akhir pecan, berdiskusi
mengenai olahraga, menceritakan cerita dan cerita lucu pada umumnya hal itu
adalah merupakan pembicaraan yang untuk menghabiskan waktu. Dengan melakukan
komunikasi interpersonal semacam itu dapat memberikan keseimbangan yang penting
dalam pikiran yang memerlukan rileks dari semua keseriusan di lingkungan kita.
F.
Untuk Membantu
Ahli-ahli
kejiwaan, ahli psikologi klinis dan terapi menggunakkan komunikasi
interpersonal dalam kegiatan profesional mereka untuk mengarahkan kliennya.
Kita semua juga berfungsi membantu orang lain dalam interaksi interpersonal
kita sehari-hari. Kita berkonsultasi dengan seorang teman yang putus cinta,
berkonsultasi dengan mahasiswa tentang mata kuliah yang sebaiknya diambil dan
lain sebagainya.
4. Kelebihan dan Kekurangan Komunikasi
Interpersonal
Kelebihan
komunikasi interpersonal yaitu komunikasi ini dapat dengan mudah membujuk lawan
bicaranya karena adanya pengaruh komunikasi lain dan pengaruh lingkungannya.
Dengan berkomunikasi secara tatap muka maka seseorang dapat mengetahui
informasi dari orang lain dengan sedalam-dalamnya dan selengkap-lengkapnya.
Kelemahan
dari komunikasi interpersonal yaitu komunikator dan komunikan harus bertemu
dalam melakukan proses komunikasi dan menghabiskan waktu bersama di sebuah
tempat. Memang, sebenarnya komunikasi tatap muka dapat menjadi lebih efektif
bila melakukan hal melobby yang biasa dilakukan oleh para pimpinan perusahaan
dengan pimpinan perusahaan lainnya.
5. Penutup
Komunikasi interpersonal terbukti mampu mengubah khalayak atau individu
dengan pendekatan – pendekatan yang dilakukan dengan cara sangat personal dan Komunikasi juga berfungsi untuk
menyebarluaskan informasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan
ekonomi, dan menciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Tetapi dengan
perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat terutama dalam bidang
penyiaran dan media pandang dengan (audiovisual), menyebabkan fungsi media masa
telah mengalami banyak perubahan
6. Daftar Pustaka
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2010/01/komunikasi-interpersonal-definisi.html
diakses tanggal 19 september 2012
http://nidnadia.wordpress.com/2010/12/06/komunikasi-interpersonal-tatap-muka-dengan-komunikasi-interpersonal-bermedia-komunikasi-bermedio/,
diakses tanggal 19 September 2012
, diakses
tanggal 19 September 2012
diakses tanggal
20 september 2012
diakses tanggal 20september
2012)